
Perubahan juga akan melatih kita dalam mendewasakan diri, karena setiap perubahan dalam aktivitas kita akan timbul celah dari titik lemah kita.. jika nanti dibiarkan maka akan mendatangkan masalah baru.. untuk itu kita akan dipacu untuk menyelesaikan tambalan yang perlu dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif yang mungkin terjadi..
Ada juga seorang pemudi yang suka memperingatkan kepada saudaranya kalau smsan dengan lawan jenis itu jangan memakai emoticon.. karena katanya sih bisa membuat perasaan yang berbeda bagi penerimanya.. dia juga berprinsip bahwa kalau poto asli jangan dipertontonkan dalam sosmed.. apalagi poto bareng dengan lawan jenis.. setelah bulan terlampaui ternyata perubahan mulai terlihat.. emot dalam pesan grup WA nya mulai bertebaran.. poto asli mulai digunakan sebagai poto profilnya..
Itulah perubahan yang terkadang tak dapat kita hentikan.. selalu ada alasan dan keadaan yang memaksa kita untuk senantiasa merubah aktivitas keseharian dan prinsip yang biasa kita pegang.. ketika kita melihat seseorang mulai berubah.. janganlah menghakiminya dengan label yang merusak nama baiknya.. namun mulailah dengan berkonfirmasi untuk mendapatkan klarifikasi.. bukan opini yang malah membuat seseorang tersakiti.. kita harus bisa melihat keadaan yang sedang dia lakoni saat ini supaya kita bisa menganalisis perubahannya secara obyektif, bukan berdasar pada prasangka hati..
Berubah memang tak mudah.. dia akan berbenturan dengan prinsip “label” yang melekat pada diri kita.. jangan sampai perubahan itu merusak image baik yang sudah tersematkan.. jaga image pun boleh.. namun jangan sampai jaim itu mengubah jati dirimu.. jadilah diri sendiri.. biarkan jiwamu berintuisi.. karena jiwa itu butuh kebebasan.. namun tetap pada ruang yang memang disediakan untuk mengekspresikannya..
* Kutoarjo-Jogja, dalam sebuah gerbong prameks *
0 komentar:
Posting Komentar